Toyota Veloz Hybrid Unggul atas BYD M6 DM

Otomotif

Toyota Veloz Hybrid mencatat distribusi jauh lebih tinggi dibandingkan BYD M6 DM hingga September 2026. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sebanyak 2.252 unit Veloz Hybrid dikirim dari pabrik ke dealer pada periode tersebut, sedangkan distribusi BYD M6 DM tercatat 698 unit.

Keduanya bersaing di pasar mobil berteknologi hybrid dan plug-in hybrid dengan rentang harga yang berdekatan. Namun, angka distribusi sepanjang 2026 memperlihatkan jarak yang cukup lebar. Veloz Hybrid juga mulai dikirim lebih awal, sehingga periode distribusinya lebih panjang.

Distribusi Veloz Hybrid lebih besar sepanjang 2026

Jika dihitung sejak awal tahun, Toyota telah mendistribusikan 17.806 unit Veloz Hybrid selama delapan bulan. Sementara itu, BYD mencatat distribusi 5.121 unit M6 DM dalam empat bulan. Toyota mulai menyalurkan Veloz Hybrid pada Februari 2026, sedangkan distribusi M6 DM dimulai pada Juni tahun yang sama.

Perbedaan waktu mulai distribusi ini penting saat membaca perbandingan kumulatif kedua model. Veloz Hybrid memiliki periode penyaluran yang lebih panjang, sehingga angka totalnya tidak sepenuhnya menggambarkan perbandingan dalam rentang waktu yang sama. Meski demikian, data bulanan yang dikutip Gaikindo juga menunjukkan Veloz Hybrid berada di atas M6 DM pada periode September.

Angka tersebut merupakan penjualan wholesales, yakni distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer. Data ini berbeda dari penjualan ritel, yang mencatat transaksi kendaraan dari dealer kepada konsumen. Karena itu, catatan wholesales memberi gambaran mengenai penyaluran unit ke jaringan dealer, bukan jumlah mobil yang sudah dibeli langsung oleh pengguna akhir.

Harga kedua mobil berada di rentang berdekatan

Dari sisi harga, BYD M6 DM dipasarkan mulai Rp 298 juta hingga Rp 390 juta. Toyota Veloz Hybrid dibanderol Rp 303 juta untuk varian termurah dan Rp 389 juta untuk yang termahal. Selisih harga pada rentang tersebut relatif dekat, dengan harga awal M6 DM lebih rendah dan harga tertinggi Veloz Hybrid sedikit di bawah M6 DM.

Kedekatan harga menempatkan kedua model dalam persaingan yang beririsan. Namun, angka distribusi yang berbeda menunjukkan bahwa harga bukan satu-satunya informasi yang perlu dilihat saat membandingkan keduanya. Jenis sistem penggerak, spesifikasi mesin, dan karakter penggunaan yang ditawarkan juga menjadi pembeda.

BYD M6 DM telah dirakit di Indonesia dan menggunakan mesin plug-in hybrid berkapasitas 1.498 cc. Sistemnya menghasilkan daya maksimum 120 kW dan torsi 210 Nm. Berdasarkan spesifikasi di atas kertas, konsumsi bahan bakarnya mencapai 65 kilometer per liter.

Mobil tersebut juga diklaim dapat menempuh jarak 45 kilometer hanya dengan menggunakan baterai. Dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, jarak tempuh totalnya disebut mencapai 1.300 kilometer. Angka-angka itu menggambarkan kemampuan yang dicantumkan untuk sistem M6 DM, meski hasil penggunaan di jalan dapat berbeda dari perhitungan di atas kertas.

Perbedaan sistem hybrid dan spesifikasi mesin

Toyota Veloz Hybrid memakai mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada rentang 4.000 hingga 4.800 rpm. Toyota memadukannya dengan motor listrik yang memiliki tenaga 80 PS dan torsi 141 Nm.

Secara sistem, tenaga maksimal Veloz Hybrid tercatat 111 PS. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 28,9 kilometer per liter. Sementara M6 DM mengusung teknologi plug-in hybrid, spesifikasi Veloz Hybrid yang tersedia dalam data menonjolkan perpaduan mesin bensin dan motor listrik tanpa keterangan jarak tempuh dalam mode baterai.

Perbedaan tersebut membuat perbandingan keduanya tidak berhenti pada besaran tenaga atau angka konsumsi BBM. M6 DM mencantumkan kemampuan berkendara dengan baterai dan jarak gabungan, sedangkan Veloz Hybrid menawarkan angka konsumsi bahan bakar serta kombinasi tenaga mesin dan motor listrik. Calon pembeli dapat mencermati spesifikasi sesuai kebutuhan sebelum mengambil keputusan.

Untuk sementara, data Gaikindo memperlihatkan Toyota Veloz Hybrid memimpin distribusi atas BYD M6 DM pada 2026. Angka berikutnya akan memberi gambaran lebih utuh, terutama ketika kedua model dibandingkan dalam periode penyaluran yang setara dan catatan distribusinya terus diperbarui.