Aktris Mckenna Grace, yang akan memerankan Maysilee Donner dalam prekuel The Hunger Games: Sunrise on the Reaping, menegaskan batasan yang ia pegang dalam memilih peran. Dalam wawancara dengan Cosmopolitan, bintang berusia 20 tahun itu mengatakan saat ini ia tidak bersedia melakukan adegan telanjang atau adegan yang terlalu hiper-seksual.
“Saat ini, aku pastinya nggak mau melakukan adegan telanjang atau hal-hal yang terlalu hiper-seksual,” kata Mckenna. Ia menegaskan sikap tersebut sebagai pilihan pribadi, sembari tetap menghargai aktor lain yang mengambil keputusan berbeda.
Batas pribadi Mckenna Grace dalam memilih peran
Bagi Mckenna, adegan semacam itu masih terasa menakutkan. Ia juga belum tahu apakah pandangannya akan berubah di masa depan. Pernyataan tersebut menunjukkan batas yang ia tetapkan untuk dirinya saat ini, bukan penilaian terhadap pilihan orang lain di industri film.
Sikap itu juga tidak berarti ia hanya ingin membintangi film yang ramah anak atau selalu memainkan tokoh yang serba baik. Mckenna sempat melontarkan candaan bahwa karakternya pernah dicabik-cabik oleh Ghostface dalam Scream. Ia ingin batasan terkait adegan telanjang dipahami secara terpisah dari jenis cerita atau tantangan yang bersedia ia lakoni.
Dalam perjalanan kariernya, Mckenna telah membintangi sejumlah proyek film dan serial, termasuk Gifted, I, Tonya, The Haunting of Hill House, dan The Handmaid’s Tale. Pengalaman bekerja sejak kecil membuatnya tumbuh di tengah tuntutan industri hiburan, sekaligus membentuk cara pandangnya terhadap pekerjaan sebagai aktor.
Pengalaman tumbuh di lokasi syuting
Mckenna mengenang situasi yang terasa janggal ketika ia masih menjadi aktor anak. Saat kamera menyala, ia dituntut bersikap seperti orang dewasa. Namun, begitu syuting berhenti, orang-orang di sekitarnya kembali memperlakukannya sebagai anak kecil.
Peralihan itu tidak selalu mudah. Ia mengatakan orang-orang bisa kesal ketika dirinya bertingkah seperti anak-anak, padahal sebelumnya ia diminta bersikap dewasa di lokasi syuting. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari suka duka masa kecilnya di dunia perfilman.
“Waktu jadi anak-anak di lokasi syuting, kamu dituntut untuk bersikap layaknya orang dewasa sampai kamera menyala. Terus pas lagi nggak syuting, kamu dianggap anak kecil lagi sampai akhirnya orang-orang kesal karena kamu bertingkah seperti anak kecil,” kenangnya.
Memasuki usia 20 tahun, Mckenna merasa lebih leluasa menjalani pekerjaannya. Ia menikmati kesempatan untuk menyampaikan pendapat sebagai orang dewasa, duduk bersama produser, dan menuangkan gagasan kreatif bagi karakter yang ia perankan.
Perubahan itu memberinya ruang lebih besar untuk terlibat dalam proses kreatif. Bukan hanya menjalankan peran di depan kamera, ia kini juga dapat menyumbangkan ide tentang bagaimana tokohnya dibangun. Bagi Mckenna, fase ini terasa berbeda dibandingkan masa kecilnya, ketika ia masih berada di tengah tuntutan yang tidak selalu mudah dipahami.
Maysilee Donner dan proyek terbaru Hunger Games
Perhatian terhadap Mckenna kini juga tertuju pada perannya sebagai Maysilee Donner dalam The Hunger Games: Sunrise on the Reaping. Film prekuel tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 20 November. Maysilee digambarkan sebagai tribut dari District 12, dengan penampilan yang sekilas manis tetapi menyimpan amarah besar.
Mckenna menggambarkan Maysilee sebagai sosok yang tampak rapi, disukai banyak orang, dan identik dengan pita serta gaun ungu. Namun, di balik penampilan itu, karakter tersebut memiliki sifat pemarah dan tajam.
“Dia terlihat sangat rapi dan jadi kesayangan banyak orang, lengkap dengan pita-pita dan gaun ungunya. Tapi aslinya dia sangat pemarah dan tajam,” ujar Mckenna.
Ia membandingkan kemarahan Maysilee dengan Johanna Mason, tokoh yang dikenal dalam Catching Fire dan Mockingjay, tetapi dengan lebih banyak pita dan renda. Kontras antara penampilan yang manis dan temperamen yang keras menjadi salah satu ciri yang menonjol dari karakter tersebut.
Di luar proyek Hunger Games, Mckenna juga menyimpan impian untuk suatu hari memerankan Princess Disney. Untuk saat ini, ia menjalani karier dengan menyampaikan batasan yang jelas sekaligus menikmati kesempatan untuk ikut membentuk karakter. Penonton dapat melihat bagaimana pilihan dan pengalaman itu bertemu dalam penampilannya sebagai Maysilee ketika film tersebut hadir di bioskop.
