Marselino Ferdinan masih menjalani rehabilitasi cedera lutut di Spanyol saat persiapan menuju Piala Asia 2027 semakin dekat. Pemain Persija Jakarta itu diperkirakan baru bisa kembali bermain pada penghujung 2026, sehingga kebugarannya akan menjadi penentu peluang memperkuat Timnas Indonesia di Arab Saudi.
Perkiraan tersebut disampaikan pelatih Persija, Shin Tae-yong, saat ditemui di sela latihan tim pada Rabu (7/10/2026). Marselino, yang absen setelah mengalami cedera serius, disebut berpeluang kembali ke lapangan sekitar akhir November atau awal Desember. Namun, jadwal itu bergantung pada kelancaran rehabilitasi dan kondisi fisiknya.
Situasi ini membuat masa pemulihan gelandang muda tersebut menjadi perhatian, baik di level klub maupun tim nasional. Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Artinya, waktu bagi Marselino untuk kembali berlatih, membangun kebugaran, dan memperoleh kesempatan bermain relatif terbatas.
Pemulihan Marselino di Spanyol belum selesai
Marselino diterbangkan ke Spanyol untuk menjalani program rehabilitasi intensif. Prosesnya dilaporkan berjalan terstruktur, tetapi cedera lutut membutuhkan penanganan dan waktu pemulihan yang tidak singkat. Prioritasnya saat ini adalah menuntaskan tahapan terapi dan menghindari komplikasi yang dapat mengganggu kondisi jangka panjang.
Absennya Marselino sudah berdampak pada kesempatan bermainnya bersama Timnas Indonesia. Ia tidak masuk daftar panggil pada turnamen terakhir yang diikuti Garuda karena masih menjalani pemulihan. Bagi pemain yang perannya dinilai penting di lini tengah, jeda panjang dari pertandingan tentu menjadi tantangan tersendiri ketika harus kembali ke level kompetitif.
Shin Tae-yong menegaskan bahwa perkiraan waktu kembali bukan jaminan Marselino langsung masuk ke skuad utama Persija. Sang pemain harus lebih dulu menunjukkan peningkatan kebugaran. “Itu tergantung pada tekad dan kemauan dari dirinya sendiri. Level kebugarannya harus meningkat terlebih dahulu agar bisa bermain. Dia tidak bisa bermain hanya bermodalkan nama besarnya saja,” kata Shin.
Pernyataan itu menempatkan kesiapan fisik sebagai syarat utama, bukan sekadar tanggal kepulangan dari rehabilitasi. Marselino perlu melewati proses pemulihan dan membuktikan kondisinya mampu mendukung tuntutan pertandingan. Persija, menurut keterangan tersebut, masih menanti perkembangan sang pemain sebelum menentukan kapan ia dapat kembali memperkuat tim.
Peluang masuk skuad Timnas Indonesia masih terbuka
Di tim nasional, pelatih John Herdman menyebut Marselino sebagai salah satu pemain yang perkembangannya terus dipantau. Setelah Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman juga menyatakan masih mengevaluasi skuad dan membuka peluang bagi pemain yang sedang menjalani pemulihan cedera untuk kembali. Mees Hilgers dan Miliano Jonathans turut disebut dalam daftar pemain yang diperhatikan.
Herdman mengatakan timnya berharap menyambut sejumlah pemain dalam enam bulan ke depan, termasuk mereka yang belum pernah bekerja sama dengannya dan pemain yang akan kembali setelah cedera. Pernyataan itu menunjukkan bahwa pintu untuk Marselino belum tertutup. Namun, belum ada kepastian mengenai pemanggilan atau kondisi yang akan dimilikinya menjelang turnamen.
Jarak antara perkiraan kembali bermain pada akhir November atau awal Desember dan dimulainya Piala Asia pada Januari membuat setiap tahap pemulihan penting. Jika rehabilitasi berjalan sesuai rencana, Marselino masih memiliki kesempatan untuk mengejar kebugaran. Sebaliknya, keterlambatan pemulihan dapat mengurangi peluangnya masuk dalam pilihan akhir pelatih.
Timnas menghadapi persaingan berat di Piala Asia
Tantangan Indonesia di turnamen itu tidak ringan. Berdasarkan hasil undian yang disebut dalam bahan sumber, Garuda berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Persaingan tersebut membuat Herdman perlu menyusun komposisi skuad yang siap secara fisik dan mampu menghadapi lawan-lawan kuat.
Herdman menyatakan target Indonesia adalah melampaui pencapaian sebelumnya, yakni menembus babak 16 besar pada Piala Asia 2023. Ia ingin tim berjuang mencapai perempat final, meski mengakui perjalanan di grup akan sulit dan meminta pendukung tetap realistis dalam memasang harapan.
Dalam konteks itu, kembalinya Marselino bisa menjadi tambahan pilihan bagi tim, tetapi statusnya belum dapat dipastikan hanya dari perkiraan jadwal pemulihan. Keputusan akhir akan bergantung pada kemajuan rehabilitasi serta penilaian kebugarannya menjelang turnamen. Untuk saat ini, fokus utama Marselino tetap menuntaskan pemulihan—langkah yang akan menentukan apakah ia dapat kembali bersaing di klub dan mengejar tempat di skuad Garuda.
