Arkade Gaming Gun, Kontroler FPS Tanpa Mouse

Teknologi

Arkade Gaming Gun menawarkan cara berbeda untuk bermain game first-person shooter (FPS) di PC: membidik dengan kontroler berbentuk pistol, bukan mouse. Periferal yang dikembangkan Arkade ini dirancang untuk digunakan di berbagai game tanpa patch atau dukungan khusus dari pengembang, sekaligus membawa nuansa permainan light gun arcade ke komputer modern.

Arkade mengklaim perangkat tersebut telah diuji pada lebih dari 200 game. Daftarnya mencakup sejumlah judul populer, seperti Call of Duty, Valorant, Counter-Strike 2, Apex Legends, dan Overwatch 2. Namun, klaim kompatibilitas dan akurasinya masih perlu dibuktikan melalui pengujian langsung.

Pelacakan gerak tanpa kamera atau sensor tambahan

Light gun klasik umumnya mengandalkan layar atau sensor khusus agar bidikan dapat diterjemahkan ke dalam permainan. Arkade Gaming Gun mengambil pendekatan berbeda dengan menggunakan sistem pelacakan gerak untuk mengubah arah pistol menjadi gerakan bidikan di dalam game.

Perangkat terhubung secara nirkabel melalui receiver yang sekaligus berfungsi sebagai dock pengisian daya. Menurut keterangan Arkade, pengguna tidak perlu memasang webcam ataupun sensor bar tambahan. Pendekatan ini menjadi salah satu pembeda utama produk tersebut dari perangkat light gun konvensional.

Meski bentuknya menyerupai pistol, perangkat ini diposisikan sebagai kontroler untuk bermain game. Sistem pelacakannya bekerja bersama sejumlah kendali lain agar pengguna dapat mengarahkan bidikan sekaligus mengendalikan karakter, dua fungsi yang biasanya dijalankan dengan kombinasi mouse dan keyboard.

Joystick, tombol yang bisa dipetakan, dan trigger dua tahap

Di sisi kontroler terdapat joystick untuk menggerakkan karakter. Sejumlah tombol pada perangkat juga dapat dipetakan ulang, sehingga pengguna bisa menyesuaikan fungsi kontrol dengan kebutuhannya. Bagian belakang dilengkapi layar sentuh untuk mengatur konfigurasi kontrol dan melakukan kalibrasi ulang sesuai posisi bermain.

Arkade turut merancang trigger dengan sistem kapasitif. Pelacakan akan aktif ketika jari menyentuh pemicu tersebut. Mekanisme tekanannya dibagi menjadi dua tahap: tekanan ringan digunakan untuk membidik atau melakukan zoom, sedangkan tarikan penuh berfungsi sebagai perintah menembak.

Pembagian fungsi itu dimaksudkan untuk menggabungkan bidikan dan aksi menembak dalam satu kontroler. Seberapa mudah mekanisme tersebut digunakan dalam permainan nyata akan bergantung pada respons perangkat serta kebiasaan tiap pemain. Arkade Gaming Gun juga akan membutuhkan penyesuaian bagi pengguna yang selama ini mengandalkan mouse.

Kompatibel dengan Windows, macOS, dan SteamOS

Arkade menyatakan Gaming Gun kompatibel dengan Windows, macOS, dan SteamOS melalui standar HID. Data dari perangkat diterjemahkan menjadi perintah mouse dan keyboard, sehingga game tidak perlu mengenalinya sebagai kontroler khusus. Cara kerja tersebut menjadi dasar klaim perusahaan mengenai kompatibilitas lintas game.

Dengan sistem itu, perangkat ditujukan untuk digunakan tanpa perubahan khusus pada game. Arkade menyebut pengujian telah mencakup lebih dari 200 judul, termasuk game kompetitif seperti Valorant dan Counter-Strike 2. Meski demikian, jumlah game yang disebut telah diuji tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana pengalaman penggunaan atau tingkat akurasinya pada masing-masing judul.

Bagi pemain, perbedaan paling kentara kemungkinan terletak pada cara membidik dan mengendalikan karakter. Penggunaan pistol sebagai alat bidik bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin mencoba sensasi light gun di PC. Namun, sumber informasi yang tersedia belum memuat hasil pengujian independen yang dapat dibandingkan dengan kendali mouse.

Harga Arkade Gaming Gun dan rencana pengiriman

Arkade membanderol Gaming Gun seharga US$399 atau sekitar Rp6,6 juta. Perusahaan menawarkan harga pre-order US$299, setara sekitar Rp5 juta. Produksi dan pengiriman unit dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Harga tersebut menempatkan perangkat ini sebagai periferal khusus dengan biaya yang tidak kecil. Daya tariknya akan sangat bergantung pada apakah pelacakan bidikan bekerja konsisten, kontrolnya nyaman digunakan, serta kompatibilitas yang dijanjikan berjalan sesuai harapan pada berbagai game.

Jika klaim Arkade terbukti dalam pengujian kelak, Gaming Gun dapat menjadi pilihan baru bagi pemain yang ingin merasakan gaya bermain ala arcade di PC. Untuk saat ini, calon pembeli perlu mencermati jadwal produksi dan menunggu bukti penggunaan nyata sebelum memutuskan ikut pre-order. Perangkat ini menawarkan gagasan yang menarik, tetapi pengalaman bermainnya akan menjadi penentu utama.